Selasa, 13 Oktober 2015

Love Roulette (Mafia Espresso #2)

Judul: Love Roulette (Mafia Espresso #2)
Penulis: Fransisca Todi
Penerbit: Self Published
Cetakan: -
Jumlah Halaman: 150 halaman
Tahun Terbit: 2015
ISBN: -
Genre: Fiksi, Contemporary Romance
Format: Ebook (on Google Play)


"Mana mungkin aku tetap marah kalau diperlakukan seperti ini? Soal dia jam karet, soal dia bukan pria sempurna, bukankah aku tahu dari dulu? Bahkan kakakku sempat menyamakan Antonio dengan sebuah apel penyok"
-Shopie-

"Kau tahu apa hal terpenting dalam sebuah hubungan?...Kepercayaan"
-Antonio-


Awalnya Shopie Pieters tak menyangka ia akan berakhir dengan Antonio sebagai kekasihnya. Bila mengingat awal pertemuan mereka dulu, Shopie dan Antonio bukan dua orang yang akur. Shopie rusuh dan cenderung terburu-buru harus melayani kejahilan dan sifat misterius Antonio pada awalnya. Tapi siapa yang sangka, pertemuan awal mereka berbuah hubungan kekasih yang telah bertahan selama dua bulan. 
Sayangnya ada satu hal yang Shopie risaukan dari hubungannya dengan Antonio. Hubungan jarak jauh. Antonio memiliki kantor di Italia sedangkan Shopie harus bekerja di Belanda. Shopie hanya dapat bertemu dengan Antonio bila ia memiliki urusan bisnis di Belanda. Itupun hanya sebentar. Tak cukup untuk dua sejoli ini melepas rindu mereka,

"Yang kukhawatirkan adalah bagaimana hubungan kami bisa bertahan di tengah jarak dan kesibukan dan rasa rindu yang membuncah"
Kekhawatiran Shopie memang beralasan walaupun Shopie memang wanita yang sering kali berasumsi terlebih dahulu dibandingkan menanyakan langsung kebenarannya. Hal ini diperparah dengan sifat Italia Antonio yang romantis dan Shopie yang jaga-image. Seperti saat Antonio ingin mengungkapkan rindunya dengan pelukan, Shopie akan merasa risih karena Antonio melakukannya di ruang publik. Hal ini tentu membuat kesal Antonio,
"Apa kau lebih suka memedulikan pendapat orang lain... Dan berpura-pura tidak mencintaiku?"
Begitulah Shopie dan Antonio, pasangan yang seringkali ribut tapi selalu diakhiri hal manis. Kali ini Shopie harus menerima batunya, akibat sifat ja-im, Shopie harus rela ia tak diakui oleh mantan pacar Antonio sebagai pacar Antonio. Ia harus rela bersaing dengan mantan-pacar-dan-mantan-orang-yang-dilamar-kekasihnya yang bak model, Elena Angeloni. Bukan hal itu saja, kali ini asumsi yang seringkali memikirkan hal buruk menyeretnya pada anggapan bahwa Sacha, calon rekan bisnis Antonio, adalah mafia Perancis layaknya dulu ia menyangka Antonio adalah mafia Italia.  Sepertinya hidup Shopie tidak akan tenang.

 Source: here edited by me

Masih ingat Shopie di Mafia Espresso? Nah ini adalah kisah kelanjutannya. Aku sempat berkata bahwa kisah Shopie dan Antonio ini nangggung di akhir Mafia Espresso. Tapi tern\yata, penulis memang merencanakan kisah ini akan berlanjut di sekuelnya. Love Roulette adalah buku sekuel sekaligus buku kedua dari Fransisca Todi. Bergenre contemporary romance yang ringan.
Karakter dari tokoh utama yang paling menarik tentu kejahilan Antonio. Antonio digambarkan adalah tipikal laki-laki Italia yang tampan dan diimpikan wanita. Makanya tak jarang Antonio ini mempunyai mantan pacar yang bak super model. Ditambah sifat jahilnya Antonio. Jika ia sudah berkomunikasi dengan Shopie ada saja hal-hal yang lucu,
"Hm... mengingat aku sudah dicemberuti tadi, sepertinya aku perlu hadiah yang lebih hangat," ujar Antonio dengan wajah serius.
"Kalau begitu nanti kita duduk di dekat pemanas ruangan, ya," balasku sama seriusnya.
Dia mengerang.
"Nasibku memang, punya kekasih dingin seperti ini. Sini." Dia merangkulku erat dengan sebelah lengan sambil terus menyetir.
Sifat Shopie dari awal memang rusuh dan terkesan sering menduga-duga. Seringkali ia merasa tak aman akan hubungannya dengan Antohio. Terkadang sering terbawa perkataan orang. 
"Sudah berapa lama kalian berpacaran?"
"Cukup lama"
"Lebih dari enam bulan?"
Tahan, Shopie, tahan mulutmu. Aku menarik napas dalam-dalam sebelum menjawab, "Belum"
Karena karakter keduanya yang cukup berlawanan dan sering ribut ini yang membangun chemistry antara Shopie dan Antonio.
Menurutku alurnya bergerak cepat dan bergulir dari sisi "aku-nya" Shopie. Jadi sejauh cerita pasti dari sudut pandang dari Shopie. Di situ menariknya. Shopie bakal membawa pembaca memandang hubungannya dengan Antonio sebagai hubungan yang manis dan kadang menyebalkan.
Satu hal yang aku sayangkan adalah kurang banyaknya halaman buku ini. Lagi-lagi aku merasa nanggung di akhir. Apa ini berrarti Kak Fransisca bakal membuat lanjutannya? *wink*
Love Roulette hanya terbit di Play Store dan buku Mafia Espresso pendahulunya juga terbit di sana. Sayangnya Mafia Espresso sudah berganti judul jadi Irresistible, padahal aku suka judul Mafia Espresso xD. But, tetap cerita Shopie dan Antonio ini segar dan kocak. 

Keep reading for your rest of your life :)
Rating 3/5
 


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar